KSGK (Komunitas Sastra Giri Kawedhar) Gelar Acara “Munajat Warsa Enggal” dan Parade Geguritan.

Pemenang Lomba Baca Geguritan, Dessy Cahyo Respati didampingi suami dan anak,,ketiganya ikut tampil dalam lomba tersebut (foto : nugroho r).

Sonoharjo,(31/12/2019)..Komunitas Sastra Giri Kawedhar Wonogiri menggelar acara Munajat Warsa Enggal (=doa tahun baru) di Balai Desa Manjung tepatnya pada hari Selasa, 31 Desember 2019.  Manjung, mencoba nuansa lain dalam memperingati datangnya Tahun Baru 2020..Dalam acara ini penyelenggara mengundang para tokoh masyarakat dan aparatur Desa dengan tujuan untuk menyaksikan jalannya acara. Diperkiraan undangan yang akan hadir sesuai dengan surat undangan yang beredar 120 lembar, namun disebabkan adanya kegiatan dimasing-masing wilayah maka tamu undangan yang hadir kurang maksimal.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi,,yakni dengan mengadakan lomba mewarnai dengan peserta anak-anak PAUD dari tiga 3, yakni Desa Manjung, Desa Sonoharjo dan Desa Purwosari. Kegiatan dilanjutkan pada siang harinya dengan lomba membaca geguritan untuk umum, terdapat 30 peserta yang mengikuti lomba geguritan yang berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Wonogiri.
“Peserta tidak hanya dalam lingkup kabupaten wonogiri saja, ada yg berasal dari luar Kabupaten Wonogiri,,dari Kabupaten Sragen, dan dari Kabupaten Karanganyar” ujar Hartono Kelala Desa Manjung Kecamatan Wonogiri dalam prakata sambutannya.” Ada juga yang berasal dari Desa Ngambarsari Kecamatan Karangtengah Kabupaten Wonogiri.
Dari ke 30 peserta lomba baca geguritan, diambil 6 orang finalis yang akan berkompetisi pada malamharinya. selepas adzan isya tamu undangan mulai berdatangan ke lokasi lomba yakni di ruang pertemuan balai desa Manjung, terlihat panitia penyelenggara mulai mempersiapkan acara, para finalis lomba baca geguritan juga sudah siap di lokasi.
Rangakaian acara Munajat Warsa Enggal diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sebelum memasuki acara final baca geguritan, diselingi dengan
penampilan penari cilik Arimbi Anggit Setyowati (putra bapak Suharno Indra Prasetyo Kepala Desa Sonoharjo) yang membawakan tarian kreasi modern. Kemudian dilanjutkan dengan launching buku ” Tipak Tipak Tatu” karangan Parpal Purwanto yang merupakan Ketua Komunitas Sastra Giri Kawedhar (KSGK) yang merupakan penduduk Desa Manjung. Acara tersebut ditandai dengan penyerahan buku kumpulan geguritan dari Ketua Panitia Parpal Purwanto kepada Kepala desa Manjung. Panitia juga menawarkan bagi para tamu undangan yang berminat untuk memiliki buku tersebut dpat menghubungi panitia. Dalam final kali ini, peserta membawakan1 geguritan wajib, dan 1 geguritan pilihan wajib. Bertindak selaku dewan juri adalah, Didit Setyo Nugroho (Guru SMP 1 Wonogiri), Ari Nugroho (Guru SMP 1 Kismantoro), dan Parpal Purwanto (Guru SDN 1 Wonogiri) Berikut 6 finalis yang akan tampil dalam acara Grand Final :
1.Ken Gani siswa SD N 1 Manjung,
2.Sari Narulita berasal dari Wonokarto Wonogiri).
3.Miyarno dari Desa Purworejo Wonogiri.
4.Wahyu Alhidayah Jati siswa SMKN 1 Giritontro Wonogiri..
5 Dessy Cahyo Respati dari Mojoroto Wonoboyo Wonogiri
6.Broto Setyono dari Slogohimo Wonogiri).
Setelah melakukan sidang dan rekapitulasi skor dari ke tiga dewan juri, diperoleh hasil sebagai berikut :
Urutan ke 6 dengan perolehan nilai 791 adalah Wahyu Alhidayah Jati) Urutan ke 5 dengan perolehan nilai 793 jatuh pada Miyarno. Urutan ke 4 dengan perolehan nilai 796 jatuh pada Broto Setyono. Sementara juara 3 dengan total nilai 798 diperoleh oleh Ken Gani, juara 2 dengan nilai 810 diperoleh oleh Sari Narulita. Sedangkan Juara 1 dengan total perolehan nilai 801 jatuh pada Dessy Cahyo Respati. Pemenang lomba baca geguritan ini merupakan isteri dari seorang TA (Tenaga Ahli) P3MD Satya Graha,,Satu keluarga semua ambil bagian ikut dalam lomba baca geguritan ini. Sebelum penyerahan hadiah berupa trophi, piagam, dan uang pembinaan dilakukan parade geguritan oleh pegiat seni yang tergabung dalam komunitas sastra giri kawedhar.(admin_sid)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan