Unik, Cakades Nomor Urut 2 Malah Mencoblos Cakades Nomor Urut 1.

Cakades berfoto bersama Tim Pengendali Kecamatan Wonogiri

Sonoharjo, (25/09/2019). Hari Rabu Pon tanggal 25 September 2019 sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB warga masyarakat Desa Sonoharjo Kecamatan Wonogiri mulai berbondong-bondong mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Kepala Desa yang berlokasi di Balai Desa. Mereka akan menggunakan hak pilihnya yang akan dilaksanakan pemungutan suara mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. TPS Pilkades dibagi menjadi 3 tempat, masing-masing TPS terdiri dari 6 dusun. Sebab Desa Sonoharjo secara administratif terdiri dari 18 dusun, 12 RW, dan 31 RT.

Pemilih Pilkades akan mencoblos salah satu dari dua calon Kepala Desa Sonoharjo. Cakades dengan nomor urut 1 adalah Suharmo Indra Prasetyo, sedangkan cakades nomor urut dua adalah Sri Lestari. Suharno dan Sri Lestari adalah pasangan suami isteri (pasutri) yang mengikuti kontestasi Pilkades. Kedua cakades tersebut telah ditetapkan menjadi calon kepala Desa pada tanggal 12 September 2019 oleh Panitia Pilkades. Suami isteri ini datang ke TPS sekitar pukul 07.30 WIB. Berangkat dari rumah bersama-sama, dalam satu kendaraan dan didampingi oleh sanak saudara dan para tim sukses berikut pendukungnya.

Setelah tiba di area TPS, kedua cakades ini mulai berjabat tangan dengan para pemilih,  Kemudian dipersilahkan duduk ditempat yang sudah dipersiapkan oleh Panitia. Meskipun cakades ini adalah pasutri, namun tempat duduk mereka tetap sendiri-sendiri, meskipun sesekali mereka berdua duduk merapat untuk membicarakan sesuatu. Suharno Indra Prasetyo memakai pakaian jas lengkap warna hitam berpeci, sementara sang rival memakai pakaian kebaya warna hijau.

Tepat pukul 08.00 WIB pemungutan suara mulai dilaksanakan. Namun sebelumnya, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) membuka kotak surat suara yang berisi logistik pilkades dengan disaksikan oleh ke dua orang saksi. Meskipun cakadesnya adalah pasutri, namun masing-masing cakades menunjuk saksi per TPS.

Jumlah pemilih Pilkades Sonoharjo adalah sebanyak 4.792 orang, tersebar dalam 4 TPS. Untuk TPS 1 terdiri dari Dusun Bakulan, Ngasem Kulon, Ngasem Tengah, Ngasem Wetan, Tanggung Kulon dan Tanggung Wetan dengan DPT sejumlah 1.856. Untuk TPS 2 terdiri dari Dusun Jatinom, Jolomego, Klumpit, Pugut, Padasmalang, dan Mlokolegi terdiri dari 1.440 pemilih. Sedangkan untuk TPS 3  terdiri dari Dusun Wiro, Warurejo, Ringinharjo, Inden, Sambiharjo, dan Tuguharjo dengan DPT 1.496 orang. Tidak semua surat undangan terdistribusi semuanya, bagi yang tidak tersampaikan kepada yang bersangkutan, surat undangan dikembalikan kepada panitia.

Masyarakat terlihat sangat antusias untuk menggunakan hak pilih. Mereka mengantri dengan tertib sesuai dengan TPS masing-masing. Secara berkala panitia selalu memyampaikan tentang informasi TPS, dengan tujuan agar pemilih tidak masuk kamar (salah TPS). Mulai jam 08.00 WIB sampai dengan jam 10.00 WIB terlihat penumpukan antrian. Panitia memberi prioritas kepada pemilih dengan kategori lansia/jompo, ibu hamil, membawa balita untuk lebih dulu menggunakan hak pilih.

Pukul 12.00 WIB antrian pemilih sudah mulai sepi. Panitia mempersilahkan cakades untuk menggunakan hak pilihnya. Suharno Indra Prasetyo dan Sri Lestari tercatat dalam DPT di TPS 3. Nampaknya mereka akan menggunakan hak pilih bersamaan, tidak sendiri-sendiri. Kedua cakades menyerahkan surat undangan untuk melakukan registrasi dan dicatat pada buku presensi kehadiran pemilih. Setelahnya mereka berjalan beriringan memasuki ruang pemungutan suara yang berada di dalam aula Balai Desa. Kedua cakades menukarkan surat undangan dengan surat suara, lalu masing-masing menuju bilik. Selesai menggunakan hak pilih dengan mencoblos, surat suara dimasukkan kedalam kotak surat suara. Lalu kedua cakades menuju pintu keluar untuk membubuhkan tinta pada jari sebagai tanda sudah menggunakan hak pilihnya.

Ketika sampai diluar ada seseorang yang bertanya tentang pilihan mereka. Dengan tersipu malu Sri Lestari menjawab, ” saya telah mencoblos suami saya, yakni cakades nomor urut 1″.  Sang suami nampak tersenyum mendengar jawaban yang isteri tercinta. ” Sesuai dengan apa yang menjadi visi dan misi saya, yakni menjadi istri yang sholehah dan taat kepada suami, maka saya memantapkan diri untuk mencoblos suami saya “, imbuh ibu tiga anak ini. (admin_SID).

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan