Gandeng SPNF SKB dan Ahli Cukur Rambut Madura, Pemerintah Desa Sonoharjo Gelar Pelatihan Keterampilan Cukur Rambut Pria.

Sambutan Kepala Desa Sonoharjo

Sonohatjo, 26/05/2018..Dana Desa yang bersumber dari APBN dipergunakan untuk bidang Pembangunan Desa dan bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa. Pada bidang Pembangunan Desa konsentrasi program dititik beratkan pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan desa, saluran drainase, talud jalan dan lain sebagainya yang bersifat fisik.Sementara pada bidang pemberdayaan masyarakat Desa program lebih bersifat non fisik  di wujudkan melalui pelatihan-pelatihan kepada masyarakat maupun kelompok usaha masyarakat.

Agar pemahaman masyarakat tidak terjebak pada paradigma bahwa Dana Desa identik dengan pembangunan fisik, Pemerintah Desa Sonoharjo Kec/Kab. Wonogiri pada Tahun Anggaran 2018 mulai mengakses Dana Desa untuk kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sub bidang pemberdayaan yang dipilih adalah pemberdayaan usaha kecil dan industri rumah tangga. Lebih spesifik lagi, kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan keterampilan cukur rambut pria. Pada kegiatan ini Pemerintah Desa Sonoharjo bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Wonogiri. Tiga narasumber hadir dalam pelatihan ini, 2 (dua) orang karyawan SPNF SKB, dan 1 (satu)  orang adalah ahli cukur rambut profesional asli kelahiran Madura.

Ahli Cukur Rambut Madura

Peserta pelatihan cukur rambut pria diikuti oleh 12 (dua belas) orang dengan latar belakang paling tidak mempunyai teknik dasar cukur rambut. Dalam sambutannya Kepala Desa Sonoharjo Ninik Sugiarti memyampaikan, ” Pelatihan Ketrampilan cukur rambut ini dibiayai oleh Dana Desa dengan anggaran sebesar Rp. 10.000.000, warga belajar nanti akan dibagi menjadi 6 (kelompok), masing-masing kelompok terdiri dari 2 (dua) orang. Nantinya tiap-tiap kelompok akan diberikan peralatan lengkap untuk cukur rambut. Setelah dilatih harapannya warga belajar dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dengan membuka lapangan kerja yang akan memberikan penghasilan kepada keluarga.” tandas beliau.

Selepas prakata pembukaan langsung dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim SPNF SKB, diawali dengan product knowledge (pengenalan peralatan) dan pembekalan tata cara pemakaian alat oleh tutor yang berasal dari Madura. Setelah selesai pengenalan peralatan dan teknik dasar,  peserta langsung praktek cukur rambut. Tiap kelompok yang terdiri dari 2 (dua) orang tersebut saling mencukur satu sama lain, tidak lupa ahli cukur rambut Madura ini memberikan ilmu dan tips mencukur rambut serta memperlakukan konsumen.

Praktek Cukur Rambut Oleh Peserta

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Pada sesi terakhir dilaksanakan ujian praktek, hal ini ditujukan untuk mengukur sejauh mana para peserta pelatihan menyerap teori yang disampaikan oleh pemateri. Bagi 3 (tiga) peserta terbaik disediakan hadiah masing-masing 1 (satu) gunting cukur merk terkenal. Pelatihan berakhir pada pukul 13.00 WIB, mengingat pelatihan dilaksanakan pada bulan puasa. (Agus DS-admin SID)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan