Sonoharjo, Jum’at 23/03)2018..Salah satu dari enam korban meninggal dunia dalam tragedi lakalantas beruntun di Jalinsum (jalur lintas Sumatera) tepatnya di Tanjakan Tarahan Lampung Selatan pada hari Kamis 22-03-2018 pukul 16.15 WIB yakni Sutriyani (24 th) alamat Dusun Jatinom RT.001 RW.006 Desa Sonoharjo Kec/Kab Wonogiri hari ini Jum’at 23-03-2018 dibawa pulang ke kampung halamannya. Kepulangan jenazah Sutriyani atas permintaan Sunardi, bapak korban. Kepulangan jenazah dilakukan lewat jalur udara menggunakan pesawat tadi pagi sekira pukul 10.00 WIB akan take-off dari bandar Lampung menuju Bandara Adi Sumarmo Surakarta.Sutriyani merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara.

Sutriyani meninggal seketika di TKP bersama bapak mertua dan saudara ipar dalam tragedi lakalantas beruntun ditanjakan Tarahan Lampung Selatan. Hari itu Sutriyani bersama suami dan keluarganya berniat pergi ke Lampung untuk menjenguk sang ibu mertua, keluarga tersebut mengendarai kendaraan roda empat Honda Jazz warna biru dengan plat nomor B 1266 SVB, selepas melewati pelabuhan Bakauheni dan kendaraan melintas di jalinsum Km 21-22 naas, kecelakaan menimpa kendaraan yang mereka tumpangi. Lakalantas terebut melibatkan 6 mobil, yakni 2 truck tronton, 1 colt diesel, 1 carry pick-up, 1 Honda jazz, dan 1 pick up Hilux. Kendaraan yang ditumpangi Sutriyani dan keluarga ringsek tertindih kendaraan lainnya, semua penumpang Honda Jazz meninggal kecuali pengemudi, menurut kabar yang dihimpun pengemudi Hendri Sujito (28 th) warga sribasuki Kalirejo Lampung tengah yang merupakan suami korban dalam kondisi luka berat dan dirawat di RS Abdul Moeloek Lampung.

Kabar meninggalnya Sutriyani diterima oleh bapaknya pada pukul 23.00 WIB, disampaikan oleh aparat Dusun yang sebelumnya mendapat berita dari salah satu Group WhatsApp. Setelah kabar tersebut diklarifikasi dan korban adalah benar Sutriyani, aparat Dusun baru memberi kabar kepada ayahnya yang setiap harinya tinggal sendirian di rumahnya.Tidak ada firasat apapun, sekitar satu bulan sebelum korban mengalami kecelakaan sempat pulang ke rumahnya untuk menjenguk ayahnya

Diperkirakan jenazah akan sampai di tempat kelahiran Sutriyani sekitar pukul 14.00 WIB, warga masyarakat telah bersiap-siap menyambut kedatangan jenazah.Ada yang menjemput di Bandara Adi Sumarmo Solo ada juga yang bersiaga di rumah duka. Saudara korban yakni kakak perempuan dan kakak laki-laki juga sudah berada di rumah duka untuk menunggu kedatangan jenazah sang adik. Rencana Sutriyani akan dimakamkan didekat pusara ibunya yang telah mendahului meninggal dikarenakan sakit sekitar satu tahun yang lalu.

Facebook Comments
News Reporter

Tinggalkan Balasan