Lagi…Ular Python Memangsa Ayam Ditemukan Warga

Sonoharjo, 14/03/2018..Selang dua hari ditemukannya ular python di sebuah rumpun bambu di Dusun Tanggung Wetan Desa Sonoharjo, kali ini warga kembali menemukan ular python sedang memangsa ayam disebuah kandang milik warga Dusun Sambiharjo Desa Sonoharjo Kec/Kab. Wonogiri. Kandang tersebut milik Iro Suti (70 thn) salah seorang warga yang tinggal didekat area persawahan didusun tersebut.

Sekira pukul 21.45 WIB terdengar suara keok ayam di kandang milik Iro Suti. Suara keok ayam tersebut terdengar keras dan berulang-ulang diiringi suara desisan. Iro Suti yang pada waktu itu belum tidur lantas curiga, ayam piaraannya dimakan binatang buas. Memang sering kali lelaki renta tersebut kehilangan ayam piaraan, kemungkinan dimakan binatang buas.Rumah Iro Suti memang dekat dengan sungai kecil dan area pertanian di selatan Dusun Sambiharjo. Kesimpulan aementara, bahwa selama ini yang memakan ayam piaraannya adalah musang.

Namun kali ini suara keok ayam diiringi suara desisan, mendengar gelagat yang kurang baik, bergegas Iro Suti mengambil lampu senter untuk melihat ada apa gerangan dengan ayam piaraannya. Ketika pintu kandang dibuka, lelaki tua tersebut segera menyalakan lampu senter kearah sumber suara.Betapa kagetnya lelaki tersebut melihat seekor ular python terlihat tampak jelas sedang melilit ayam piaraannya. Bahkan ayam tersebut hanya terlihat kedua kakinya, sementara badan ayam berada dalam lilitan tubuh ular.

  1. Saking takutnya, lelaki tua tersebut lalu bergegas keluar dan melaporkan temuannya kepada Sukarman Ketua RW yang rumahnya persis disebelah barat rumah Iro Suti. Ketua RW lalu mengumpulkan warganya untuk memaatikan keberadaan ular tersebut. Beberapa warga membawa lampu penerangan segera menuju kandang milik Iro Suti. Dan benar ular tersebut masih berada ditempatnya dan dalam posisi melingkar dengan kepala ular berada didalam lingkaran lilitan.

Akhirnya ular python berhasil diamankan oleh warga, lalu dimasukkan kedalam karung beras guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ular ini agresif sekali, sebab dalam keadaan lapar, maka dari itu guna keamanan dan kenyamanan warga ular ini ditangkap dan dimasukkan ke karung beraa. kata seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Terganggunya keseimbangan ekosistem dan putusnya rantai makanan menyebabkan binatang melata mulai eksodus ke pemukiman warga. Sebab dihabitatnya tidak lagi ditemukan sumber makanan. Bagi warga yang tinggal didekat areal pertanian perlu ekstra hati-hati, walopun bagaimana binatang melata sejenis ular, apalagi ular python bisa tumbuh besar dan panjang.(adm-agg).

Facebook Comments
News Reporter

Tinggalkan Balasan