Kunjungan Kerja Dinas PMD Kabupaten Wonogiri bersama Pendamping Desa Pacu Potensi Desa.

Sonoharjo, Selasa (20/02)2018).Setelah selesai menerima tamu Tim Lomba Desa tingkat Kecamatan Wonogiri giliran berikutnya adalah kedatangan tamu dari Dinas PMD Kabupaten Wonogiri bersama Pendamping Desa. Kedatangan Dinas PMD beserta PD kali ini adalah memacu berdirinya Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di Desa Sonoharjo.

BUMDesa merupakan wadah segala kegiatan yang ada di Desa, artinya dengan berdirinya BUMDesa segala kegiatan di bidang ekonomi kreatif dan produktif, dengan tidak menutup kegiatan lainnya akan menjadi unit usaha lembaga yang dinamakan.BUMDesa. Dalam rangka mengakomodasi potensi Desa dan pemenuhan kebutuhan warga desa, melalui UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemerintah memberikan dukungan besar agar Desa memiliki badan usaha yang mampu mengembangkan dan menggerakkan perekonomian skala Desa

BUMDesa adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan modal secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset desa, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besar kesejahteraan masyarakat desa. Melihat ada beberapa potensi di Desa Sonoharjo diantaranya adalah pasar desa, lumbung desa, Sarana Air Bersih, komoditas tanaman pangan dan palawija, hasil tanaman holtikultura, sungai yang bisa dijadikan wahana olahraga dan lain sebagainya.

Pada tahun anggaran 2018 ini Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) akan dijadikan modal awal untuk mendirikan BUMDesa di Sonoharjo, Konsekuensi segera diagendakan percepatan pendirian BUMDesa pada bulan yang akan datang (Maret). Dalam kesempatan tersebut pegawai Dinas PMD Bapak Hadir menyambut baik master plan yang telah disusun oleh Pemerintah Desa Aonoharjo. “Segera saja diagendakan Musdes untuk membentuk/mendirikan BUMDesa, kalo bisa bulan depan (Maret), sehingga ketika nanti sudah menyerap anggaran langsung bisa dimanfaatkan. Jangan ditunda-tunda lagi” tandas beliau.

Pasar Desa yang sudah ada dan berjalan akan menjadi berkembang, dan tidak menutup peluang nantinya akan bekerja sama dengan desa lain dalam hal mencukupi kebutuhan dan keinginan pengguna pasar  Tidak semua Desa memiliki Pasar Tradisional seperti halnya Desa Sonoharjo, ini akan menjadi program inovasi dan unggulan desa. Berbicara tempat wisata, tipologi Desa Sonoharjo adalah Desa Pertanian, bukan Desa wisata, namun di Desa Sonoharjo terdapat sungai yang representatif untuk digunakan sebagai wahana olahraga yang penuh tantangan, yakni rafting. Karakter sungai yang mempunyai aliran air deras, dan berliku-liku merupakan tantangan dan daya tarik tersendiri untuk melakukan aktivitas olahraga air (adm-agg)

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan